class="post-template-default single single-post postid-2875 single-format-standard wp-custom-logo elementor-default elementor-kit-37444">

banner 200x200

Home / Batam / Featured

Kamis, 24 November 2016 - 08:53 WIB

Polda Kepri Musnahkan Puluhan Kilogram Narkoba Jenis Sabu

Liputankepri.com,Batam: Direktorat Polda Kepri musnahkan sabu seberat 20.496 gram/20,5 kg di Mapolda Kepri yang dihadiri oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Wakil Ketua III DPRD Propinsi Kepri, Kejaksaan Tinggi, Ketua Pengadilan,  BNNP Kepri, B.POM, Kantor Bea Cukai dan LSM Granat, Rabu (23/11/16).

Barang bukti sabu tersebut sebelumnya, didapat dari penangkapan yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri dalam pengungkapan peredaran gelap narkotika berasal dari Malaysia yang di selundupkan melalui perairan pelabuhan rakyat di Batam.

Barang bukti narkotika jenis sabu yang dimusnahkan yaitu, sebanyak 19.856 gram /19,8 kg, dimana jumlah tersebut setelah disisihkan seberat 100 gram untuk dikirim ke labfor polri cabang medan guna proses pengujian secara laboratorium dan sebanyak 540 gram yang akan di gunakan untuk pembuktian di pengadilan.

Dalam sambutannya Kapolda Kepri Brigjen Pol.Sambudigusdian menyampaikan, bahwasannya narkoba merupakan permasalahan yang komplek,  baik dilihat dari faktor penyebab maupun dampaknya.

“Narkoba merupakan masalah yang komplek dilihat dari penyebab maupun dampaknya dari faktor lingkungan baik mikro maupun makro yang dapat menimbulkan beban psikologi, sosial dan ekonomis,” papar Sambudi.

Dalam penjelasannya Sam menyampaikan bahwasannya dari 20,5 kg sabu yang telah berhasil diamankan  dalam hal ini sebanyak 61.488 (enam puluh satu ribu empat delapan puluh delapan) orang diselamatkan dari bahaya narkotika jenis sabu, dengan asumsi 1 gram sabu digunakan untuk tiga (3) orang pemakai.

“Saat ini kita sangat prihatin terhadap para korban penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba salah satunya adalah generasi muda dan pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa untuk melanjutkan cita-cita serta perjuangan bangsa dan Negara Indonesia yang sama-sama kita cintai sebagaimana kita ketahui bersama bahwasannya pemuda dan pelajar adalah kelompok yang sangat rentan dan mudah terpengaruh godaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang akan dimanfaatkan oleh para penjahat narkoba dengan cara terselubung di wilayah Propinsi Kepulauan Riau,” lanjut Sam

Sam dalam penegasannya mengatakan, diwilayah Kepulauan Riau, kedepan masih menjadi ancaman tempat transit maupun perdagangan  gelap narkoba karena letaknya yang strategis berbatasan langsung dengan Negara tetangga Singapura, Malaysia, Vietnam dan Philipina, terbukti masih banyaknya penyelundupan narkoba yang berhasil dan diamankan serta dimusnahkan aparat Polda Kepri.

Untuk itu Sam menghimbau agar permasalahan narkoba, perlu menjadi perhatian kita semua secara serius serta mengikuti sertakan seluruh stake holder dan elemen masyarakat untuk mencegah dan melawan perdagangan gelap narkoba yang sangat merugikan kita semua, serta mengajak seluruh komponen anak bangsa untuk melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba secara terus menerus untuk menuju Indonesia bebas narkoba. (rri)

Share :

Baca Juga

Featured

Istri Mantan Wagub Kepri Meninggal Dunia

Batam

Akhirnya Pembunuh Pegawai BNN Pusat Tertangkap di Batam

Featured

Heboh,Ditemukan Sosok Mayat Warga Selatpanjang

Featured

Komunitas Scooter Karimun Juji: Pantai Bukan Tempat Sampah

Batam

Pelebaran Jalan Tiban Berdampak Kepada lokasi Pedagang

Featured

Buka Pelatihan Kades Se-Meranti, Wabup Meranti : Siap Menerima Masukan Kades Realisasikan Program Strategis Desa 

Featured

Bupati Karimun Kunjungi Desa Bunut Kecamatan Sebele

Featured

Polsek Kundur Tertibkan 30 Pelanggar Lalu Lintas