Ratusan Mahasiswa dan Pelajar Tanjungpinang Tolak Komunisme dan Radikalisme

- Jurnalis

Sabtu, 21 Mei 2016 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Tanjungpinang- Sebanyak 200 mahasiswa dan pelajar Kota Tanjungpinang mendeklarasikan diri menolak paham komunisme dan radikalisme.

Deklarasi tersebut disejalankan dengan seminar kebangsaan yang diselenggarakan Komunitas Bakti Bangsa di aula SMK Negeri 3 Tanjungpinang, Sabtu (21/5/2016).

Pembacaan naskah deklarasi yang berisi empat sikap pemuda dan pemudi Tanjungpinang itu dipimpin Sekretaris Komunitas Bakti Bangsa Kepri, Hartinah Dhika Restu yang diikuti  para peserta seminar dan pembicara.

Selain menolak paham komunisme dan radikalisme, deklarator juga mendesak seluruh aparat penegak hukum untuk meningkatkan pengawasan dan melakukan upaya pencegahan paham terorisme masuk ke Indonesia khusunya Kepri.

“Paham komunisme dan radikalisme tidak boleh ada di bumi nusantara. Kami desak aparat penegak hukum menindak tegas organisasi atau pribadi yang menganut paham tersebut,” ujar Dhika.

Selanjutnya peserta dan nara sumber juga membubuhkan tandatangan di atas kertas dan sepanduk sebagai bentuk pernyataan sikap penolakan terhadap paham tersebut.

Kepala Kesbangpolinmas Kepri Dr Syafri Salisman, salah satu nara sumber dalam seminar tersebut, mengatakan gerakankomunisme merupakan ancaman bagi bangsa Indonesia, karena itu harus diwaspadai.

“Gerakan komunis ini semakin nyata, menyusup dalam berbagai sektor kehidupan. Ini perlu diwaspadai,” ujarnya.

Dalam seminar memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional tersebut dia menjelaskan penganut pahamkomunis berdasarkan sejarah hingga perkembangan saat ini, tidak memiliki agama.

Dalam catatan sejarah, terdapat puluhan kasus pembantaian yang dilakukan PKI terhadap umat Islam.

“Sejarah jangan dikaburkan. Sisi kelam ya harus dibuka secara jelas,”katanya. **

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima
Jelang Idul Fitri 2026, Pejabat Pemkab Meranti Terancam Dapat Sangsi Tegas Jika Gunakan Kendaraan Dinas Untuk Mudik
Pemkab Kepulauan Meranti dan Kanwil DitjenPAS Riau Teken MoU, Perkuat Pembinaan Warga Binaan Menuju Kemandirian
Subuh On The Road Pamapta Sampaikan Aduan Masyarakat lewat 110 Polres Meranti

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:46 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:07 WIB

Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:18 WIB

Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima

Berita Terbaru