Diteriaki ‘Lonte’,Siswi SMK di Kepri Dibully Guru Agama

- Jurnalis

Selasa, 21 Januari 2020 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anambas – Siswi sekolah menengah kejuruan (SMK) berinisial AR terpaksa putus sekolah akibat di-bully di tempatnya bersekolah di wilayah Siantan, Anambas, Kepuluan Riau (Kepri). Ironisnya, AR di-bully guru agamanya.

Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) turun tangan terkait kasus AR ini.

Ketua KPPAD Kepri Erry Syahrial menuturkan kasus ini terjadi pada 7 Januari 2020. AR diteriaki ‘lonte’ oleh guru agamanya, Sukimin, karena dia terlihat berboncengan dengan teman laki-lakinya.

Teriakan itu bukanlah yang pertama. Erry menuturkan AR sudah di-bully oleh Sukimin sejak beberapa waktu sebelumnya. Dari kejadian terakhir, AR trauma hingga kini tak mau bersekolah di tempat itu lagi.

KPPAD pun turun tangan untuk menyelamatkan masa depan AR. Awalnya KPPAD ingin membantu proses pindah sekolah AR ke Batam, tapi sekolah lamanya tak mau mengeluarkan surat-surat terkait pindah sekolahnya AR.

“Sebelumnya, sudah ada sekolah di SMK Kota Tanjung Pinang, namun sejumlah urusan administrasi berupa surat pindah dari SMK lamanya belum juga diselesaikan dengan baik, sehingga siswa AR tidak jadi bersekolah di Tanjung Pinang,” ujar Erry, Senin (20/1/2020).

AR sempat tak mau bersekolah. Namun KPPAD Kepri terus berupaya membujuk AR agar mau melanjutkan sekolahnya. Kini KPAD berupaya mengurus sekolah baru untuk AR di Batam.

“Rencananya, pihak KPAI Kepri akan memfasilitasi pertemuan dengan pihak sekolah di Batam, kebetulan ada SMK yang sesuai dengan jurusan siswi AR tersebut,” tutur Erry.

KPPAD Kepri mendorong kepolisian turun tangan memproses oknum guru agama itu.*

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran
Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80
Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026
PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal
Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas
Karimun Berpeluang Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
PLN Watch: Perusahaan Internet Dilarang Pakai Tiang PLN tanpa Izin
Tim Gabungan Kodaeral IV-Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi di Perairan Karimun

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:45 WIB

Diduga Beras Oplosan, Satgas Pangan Diminta Periksa Gudang milik AC di Baran

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:55 WIB

Polres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga Di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:24 WIB

Grand Final Turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolres Karimun Cup 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 15:51 WIB

PT PLN Karimun Akui Pemasangan Kabel Internet Milik PT SOLNET Ilegal

Senin, 22 Juni 2026 - 12:06 WIB

Polres Karimun Gelar Apel Sabuk Kamtibmas

Berita Terbaru