banner 200x200

Home / Anambas / Featured

Kamis, 28 Juli 2016 - 13:07 WIB

Buruh Bangunan Anambas Hijrah ke Natuna

“Kalau proyek pemerintah, kebanyakan seperti itu. Proyeknya pun besar-besar. Sementara, kalau di desa walaupun ada dana infrastruktur, mereka biasa mengerjakan secara swadaya,” ungkapnya.

 

Liputankepri.com,Anambas – Buruh bangunan yang datang dari sejumlah daerah di Indonesia yang semula mengadu nasib di Anambas, kini mulai beralih ke Natuna.

Mereka mengadu nasib ke Natuna karena kabupaten itu mendapat perhatian pemerintah pusat melalui sejumlah proyek pembangunan.

Parjo, pria 40 tahun asal Semarang, Jawa Tengah, yang selama ini menjadi buruh bangunan di Anambas akan hijrah ke Natuna.

Itu dilakukannya karena pembangunan di Anambas cenderung turun.

“Orang kerja bangunan banyak yang ke Natuna. Ada rencana proyek besar di sana. Kawan saya sudah kesana duluan,”ujarnya, Kamis (28/7/2016).

Ia mengatakan, migrasi yang dilakukan para buruh bangunan ini sudah mulai tampak sebelum Lebaran lalu.

“Sebagian memang sudah berangkat sebelum Lebaran, sebagian lagi pulang kampung dulu lalu langsung ke Natuna,”tambahnya.

Sepinya proyek di Anambas mulai dirasakan sejak Desember 2015.

“Kalau proyek pemerintah, kebanyakan seperti itu. Proyeknya pun besar-besar. Sementara, kalau di desa walaupun ada dana infrastruktur, mereka biasa mengerjakan secara swadaya,” ungkapnya.**

Share :

Baca Juga

Batam

Akibat Cuaca Buruk,Tiga Pesawat Komersil Mutar-mutar di Langit Batam

Featured

Sekda Kampar Buka Rapat Persiapan Peresmian Gedung PWI

Batam

Investor Taiwan Akan Bangun Industri Daur Ulang Plastik di Batam

Featured

Jelang Festival Dragon Boat, Dinas Pariwisata Gelar Syukuran Bersama Walikota Tanjungpinang

Featured

Rangkaian Acara Pisah Sambut Kapolres Kampar Berlangsung Khidmat dan Haru

Featured

Pemkab Kampar Akan Bayarkan Tunjangan Dengan Single Salary Demi Tingkatkan Kesejahteraan ASN

Batam

Satres Narkoba Polresta Barelang Menggrebek Rumah Produksi Pil Ekstasi

Ekonomi

Dinas Pertanian dan Koramil Gelar Rapat Percepatan LTT PADI dan Cetak Sawah Baru Tahun 2017