SMKN 5 Sagulung Diduga Lakukan Pungli

- Jurnalis

Jumat, 22 Juli 2016 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kami sangat menyesalkan kebijakan pihak sekolah yang tidak transparan, terkait biaya Rp 1 juta untuk masuk ke SMKN5 Sagulung,”kata Parlaugan, orangtua murid yang anaknya tercatat sebagai peserta didik baru di SMKN5 Sagulung Batam.

 

Liputankepri.com,Batam – Puluhan orangtua dan wali murid yang memasukkan anaknya ke SMKN 5 Sagulung, Batam, mempertanyakan permintaan dana Rp 1 juta, kepada pelajar yang masuk melalui jalur Offline.

Dana Rp 1 juta ini, diminta oleh pihak sekolah untuk bisa di serahkan ke pihak sekolah.

Jika tidak diserahkan, maka anak yang masuk melalui jalur Offline akan di blacklist dari SMKN 5 Sagulung Batam.

“Kami sangat menyesalkan kebijakan pihak sekolah yang tidak transparan, terkait biaya Rp 1 juta untuk masuk ke SMKN5 Sagulung,”kata Parlaugan, orangtua murid yang anaknya tercatat sebagai peserta didik baru di SMKN5 Sagulung Batam.

Dia juga meminta Disdik terlebih Pemerintah Kota Batam, agar terjun langsung untuk mengecek permintaan dana tersebut.

“Kita minta Pemerintah Kota Batam, dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk mengecek hal ini,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi terkait pungutan dana tersebut dari pihak sekolah.

Mengingat Kepala Sekolah SMKN 5 Sagulung Batam, Agus Sahrir yang dikonfirmasi Tribun Batam melalui nomor telepon selulernya tidak mengangkat dan membalas sms yang di kirim.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan
Ditjen Imigrasi Kepri Akui Oknum Pegawai Imigrasi Batam Terlibat Dalam Kasus Pemerasan WNA
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima
Bea Cukai Batam Amankan 1,12 Juta Batang Rokok Ilegal di Pulau Panjang
Jelang Idul Fitri 2026, Pejabat Pemkab Meranti Terancam Dapat Sangsi Tegas Jika Gunakan Kendaraan Dinas Untuk Mudik

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Kamis, 2 April 2026 - 09:45 WIB

Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:22 WIB

Ditjen Imigrasi Kepri Akui Oknum Pegawai Imigrasi Batam Terlibat Dalam Kasus Pemerasan WNA

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:07 WIB

Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Berita Terbaru